
Emas (XAU/USD) melemah pada hari Selasa setelah menguji ulang rekor tertingginya di dekat $4.380 pada hari Senin. Penurunan ini terjadi karena Dolar AS (USD) melanjutkan pemulihannya dan para pedagang mengunci keuntungan setelah reli yang terlalu lama. Pada saat penulisan, XAU/USD diperdagangkan di sekitar $4.135, turun hampir 5% setelah sempat merosot ke $4.081 pada hari sebelumnya.
Selera risiko yang membaik membebani emas batangan karena investor menunjukkan optimisme yang hati-hati di tengah harapan meredanya ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok. Berita utama yang semakin positif telah memicu ekspektasi bahwa tarif 100% yang diancamkan Presiden AS Donald Trump untuk dikenakan pada semua impor Tiongkok mulai 1 November pada akhirnya dapat dihindari.
Nada yang lebih lemah telah mengangkat aset berisiko dan menambah kekuatan Dolar AS baru-baru ini. Meskipun demikian, ketidakpastian tetap ada, mengingat retorika Trump yang tidak dapat diprediksi dan sifat rapuh dari negosiasi yang sedang berlangsung.
Meskipun demikian, prospek emas secara keseluruhan tetap konstruktif meskipun terjadi penurunan. Ekspektasi pergeseran kebijakan moneter yang dovish oleh Federal Reserve (Fed) terus menopang daya tarik logam mulia ini, karena suku bunga yang lebih rendah mengurangi biaya peluang memegang aset-aset yang tidak memberikan imbal hasil.
Sementara itu, penutupan pemerintah AS yang masih berlangsung dan risiko geopolitik dan ekonomi yang masih ada membantu mempertahankan arus masuk aset-aset safe haven.(alg)
Sumber: FXstreet
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...
Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...
Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...
Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...
Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...